Tips Menulis Artikel di Travel Blog Sendiri

Berbagi passion traveling bisa Anda lakukan dengan menuliskan cerita dan pengalaman Anda melalui blog traveling. Selain menceritakan pengalaman, bisa juga memberikan tips dan rekomendasi mengenai tujuan wisata yang asik atau mengenai cara-cara mendapatkan oleh-oleh dengan harga lebih murah. Menjadi traveling blogger juga akan membuka kesempatan Anda untuk bekerja di bidang tulis menulis yang berhubungan dengan traveling atau lainnya. Bahkan bila blog Anda banyak dikunjungi orang dan populer karena tulisan yang menarik dan informatif, bukan tidak mungkin traveling justru bisa menjadi profesi Anda dan Anda digaji untuk melakukan hobi Anda. Bagaimana cara menulis travel blog yang baik?
Informatif tapi tidak panjang

1. Menentukan tema apa yang ingin ditulis

Misalnya Anda ingin menulis mengenai rekomendasi tujuan wisata tertentu, coba bayangkan apa saja yang ingin Anda ketahui mengenai tempat tersebut dan ditambahkan dengan kesan atau tips pribadi bila Anda pernah mengunjungi tempat tersebut. Menulis blog tidak perlu terlalu panjang agar pembaca tidak bosan dan berhenti membaca di tengah jalan. Sisipkan foto bila perlu untuk memberi gambaran pada pembaca.
Buat dengan subjudul
Membaca paragraf yang panjang akan terlalu membosankan bagi pengunjung. Apalagi lebih banyak orang yang mengunjungi sebuah situs untuk mendapatkan informasi adalah dengan skimming alias membaca dengan cepat. Pengunjung akan lebih betah jika Anda memberikan subjudul untuk setiap artikel agar mereka tahu apa yang menjadi poin-poin dalam artikel Anda. Contohnya jika Anda hendak menulis mengenai tips backpacking yang mudah dan nyaman, subjudul pertama membahas mengenai barang apa saja yang perlu dibawa, yang kedua membahas mengenai peraturan bandara negara tujuan agar tidak ada barang yang disita, dan lain sebagainya.

2. Rajin dan konsisten

Pada awal-awal bulan membuat travel blog mungkin jumlah pengunjungnya masih belum banyak. Hal ini biasanya yang membuat para blogger menjadi malas untuk posting dan blognya menjadi terbengkalai. Jika tidak ada artikel yang update maka Anda juga tidak akan mendapatkan banyak pengunjung. Dalam sebulan setidaknya Anda menulis satu buah artikel dengan tema yang berbeda. Ditambah dengan desain blog yang nyaman dan menarik untuk dikunjungi, pengunjung pasti akan betah membuka-buka artikel yang Anda tulis sehingga blog traffic semakin meningkat.
Sambungkan dengan sosial media
Anda punya twitter atau facebook? Manfaatkanlah sosial media yang Anda gunakan untuk mengundang orang berkunjung ke travel blog Anda. Setiap artikel yang dipost bisa disetting agar ikut terpost juga ke sosial media seperti twitter, facebook, tumblr, google+, dan lain sebagainya. Agar follower Anda tertarik untuk mengklik link ke blog Anda, judul harus dibuat menarik dan menggoda orang untuk membuka halaman blog Anda.


0 komentar