Seorang Ibu Pendulang Pasir, Sang Pemberi Inspirasi

Cimahi, Setiap pagi ketika saya hendak pergi ke kantor, saya selalu melewati jalan yang sama. Yaitu jalan tembusan dari Cangkorah(BandungBarat) ke kota Cimahi(Kerkof). Dan begitupun ketika pulangnya, karena rute tersebut terbilang jarak yang relatif dekat dari rumah menuju kantor, dibanding jalur lain yang agak memutar atau terlampau banyak polisi malasnya. ;)
Hampir setiap pagi dikala saya pergi ke kantor, saya meluncur dari rumah sekitar jam 05:30an, dan tiba di kantor sekitar jam 06:30an.

Hal yang menarik dalam cerita ini, dan yang perlu saya sampaikan, adalah ketika tiap hari saya selalu mendengar dan melihat kejadian yang sama yang sungguh memberikan inspirasi bagi saya secara pribadi dan bagi kita secara umum.

Kenapa demikian?
Karena sepagi itu, ada seorang ibu yang sudah bekerja untuk menaikkan pasir ke atas mobil.
Secara gitu, seorang ibu dan pasir merupakan sesuatu yang bertolak belakang. Seorang ibu yang mungkin secara fisik dia lemah, ternyata dia mampu dan sanggup untuk mengerjakan pekerjaan kasar yang lebih pantas dikerjakan oleh seorang pria bertenaga besar.
Kalau dilihat tingkat kesulitanya, jelas menaikkan jauh lebih sulit daripada menurunkan, karena menaikkan butuh tenaga yang lebih ekstra karena harus melawan grafitasi bumi. .

Dari kejadian itu kita selayaknya mengambil pelajaran, kita dengan segala kenyamanan yang ada, dengan segala kemudahan yang ada,dengan pekerjaan yangcukup ringan kalau harus menaikkan pasir ke atas mobil, masa kita tak mampu dan tak sangup untuk melakukan yang terbaik?

Karenanya, yuk kita luruskan niat kita, naikkan semangatjuang untuk melakukan segala sesuatunya. So, terlepas apapun profesi kita, apapun jalan hidup kita, Insya Allah semua akan bernilai ibadah selama diniatkan karena Allah semata.Kita lakukan yang terbaik,semua yang bisa kita lakukan.

0 komentar