Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nikmatnya Sinar Mentari Pagi

Sejak subuh tadi, rinai hujan membasahi bumi Cimahi.


Tidak deras emang, tapi cukup membuat badan semakin menggigil.


Emang sih sejak 2 tahun berselang, hampir saja setiap pagi saya mandi pake air hangat, karena tidak tahan dengan dinginnya.


Perbedaan suhu yang cukup signipikan antara Bengkulu dan Cimahi membhuat saya agak tidak tahan dengan suhu dingin di pagi hari.


Untung saja gerimis di pagi ini tidak berlanjut.


Perlahan mentari mulai menggeliat dari peraduannya.


Bertugas sebagaimana biasanya memberikan cahaya kehidupan pada setiap makluk di muka bumi.


Setelah sampai di tempat kerja, dihadapkan dengan kewajiban yang mengharuskan saya bekerja di ruang ber-AC.


Ogah rasanya, tapi mau gimana lagi, ini merupakan sebuah keharusan.


Akhirnya saya pun bekerja sebagaimana mestinya, tentunya dengan menggunakan APD yang diperlukan.


Setelah beberapa jam di ruangan ber-AC, tiba saatnya untuk rehat sejenak.


Dari jendela kamarku, eh bukan. maksudnya dari jendela kaca lantai 2 terasa hangatnya sinar matahari.


"segala puji bagi Allah yang masih memberikan kesempatan untuk merasakan nikmatnya hangatnya sinar matahri" pagi.


Karaena berapa banyak orang yang saat ini sudah tidak bisa lagi menikmati hangatnya sinar matahari pagi.

6 komentar untuk "Nikmatnya Sinar Mentari Pagi"

  1. dari gerimis berlanjut trpaan suhu ac lalu sinar matahari yang menembus dari kaca jendela kantor, alhamdulilah segala nikmat cuaca di alam semesta yang patut kita nikmati dan syukuri ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau pikiran kita terbebas dari segala keinganan, Insya Allah bakalan banyak yang patut kita syukuri.

      Hapus
  2. Alhamdulillah masih bisa menikmati hangatnya mentari pagi ya kang. Karena memang ada banyak orang yang tidak bisa menikmati matahari pagi karena sedang dalam ruangan di rumah sakit atau karena sudah pulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kang, kita bener-bener harus selalu bersyukur.

      Hapus
  3. Meskipun musim hujan, di tempat saya masih bisa mandi pagi tanpa air hangat. Tapi saya juga pernah bermalam di daerah Malang yang dingin banget di pagi hari. Pada suhu demikian, memang sulit jika tak ada air hangat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, kalau di luar Jawa biasanya pagi gak terlalu dingin

      Hapus

Berlangganan via Email