Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Vaksin yang Membuatku Tidak Baik-Baik Saja

Proses vaksinasi merupakan salah satu cara pemerintah menghambat dan menghentikan Pandemi COVID-19 yang terjadi setahun terakhir ini.

Banyak pro-kontra yang terjadi di masyarakat perihal efektifitas penggunaan Vaksin yang diteleti dan diproduksi secara kilat.

Karena menurut pengalaman yang sudah-sudah, proses penelitian Vaksin sebuah virus membutuhkan waktu yang cukup panjang, bahkan bisa bertahun-tahun.

Belum genap 1 tahun, akhirnya pemerintah kita mulai menginpor Vaksin dari luar negeri dan segera diaplikasikan pada masyarakat mulai pertengahan Januari tahun ini.

Pada perjalanannya, ternyata tidak membawa perubahan yang signipikan dalam keseharian.

Kendati proses vaksinasi kian gencar dilakukan, ternyata Prokes harus tetap dijalankan.

Selain itu, ada beberapa berita yang menginformasikan tentang efek negatif dari penyuntikan vaksin.

Ada yang menjadi lumpuh, bahkan sampai meninggal dunia, ada juga yang sudah divaksin masih terinveksi COVID-19.

Dari situlah hati ini nian menolak proses vaksinasi, selain saya sudah merasakan efek negatif penggunaan bahan-bahan kimia yang dulu sempat saya konsumsi, pemberitaan diatas membuat saya makin keder.

Namun apa daya, kantor tempat saya bekerja mulai melakukan Vaksinasi tanpa terkecuali, akhirnya dengan sangat terpaksa dan linangan air mata saya pun mengikuti proses Vaksinasi tersebut.

Setelah penyuntikan Vaksin yang pertama di awal April, saya sudah merasa sesuatu terjadi dalam tubuh yang kian rapuh ini, sebulan kemudian tibalah penyuntikan yang ke-2, ternyata saya pun makin merasakan sesuatu yang membuat tidak nyaman dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

Ya, mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada raga yang rapuh nan kian renta ini.

Pengalaman setiap orang tentu berbeda, tergantung kondisi masing-masing, tidak sedikit juga orang yang tidak mengalami sesuatu apapun pasca Vaksinasi kok.

Mudah-mudahan Allah menguatkan saya khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Semuanya berasal dari Allah dan akan kembali pada Allah juga.

Semoga kita baik-baik saja. Aamiin.

2 komentar untuk "Vaksin yang Membuatku Tidak Baik-Baik Saja"

  1. waktu itu saya malah merasa lapar, pas di vaksin seh biasa aja, 15 menit setelah waksin lapar banget, mana pas puasa lagi, gak sampai berlinangan air mata seh, tapi rasanya nyesek banget "(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vaksin sih akan menimbulkan gejala yang berbeda pada setiap orang, temen2 juga ada yang jadi lapar, ngantuk dsb.

      Hapus