Aku Yang Tak Kunjung Menulis

7 bulan sudah saya bergabung dengan Balai Penerbitaan Braile Indonesia (BPBI) “Abiyoso” Cimahi.
Tapi selama itu pulalah saya belum sempat meluangkan waktu untuk hanya sekadar menjadi pengisi salah satu rubric pada majalah Gema Braille produk BPBI.
Majalah Gema Braille, atau yang biasa di sebut majalah GB adalah majalah produksi BPBI yang dicetak dalam huruf Braille. Majalah ini diperuntukkan bagi penyandang disabilitas Netra di seluruh Indonesia. Majalah GB ini terbit setiap 2 bulan sekali, selama 1 tahun terdiri dari 6 edisi, seperti edisi Januari-Februari, edisi Maret-April, edisi Mei-Juni, edisi Juli-Agustus, edisi September-Oktober, dan edisi November-Desember.
Perlu diketahui, bahwa majalah Gema Braille ini terbagi ke dalam 2 katagori, yaitu majalah Gema Braille Anak/Remaja dan majalah Gema Braille Dewasa.
Di setiap edisinya, kami mencetak ribuan eksemplar yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, (gratis tanpa biyaya).
Baik secara perorangan, lembaga seperti PSBN, SLB, Perpustakaan daerah, dan Orsos (organisasi social).
(Baca juga: Tak Ada Yang Salah Dengan Cita-Cita
Mengembalikan Semangat Menulisku
Setiap Kita Adalah Penulis)
Kembali ke pembahasan awal, salah satu penyebab sampai saat ini saya belum mengirim tulisan ke Dewan Redaksi majalah Gema Braille adalah karena saya masih focus mengejar target postingan di Adinikhwan.com dan Kanalpendidikan.com/.
Mudah-mudahan target postingan saya dapat tercapai di akhir tahun ini.
Bagi blogger pemula seperti saya ,ternyata bukan hal yang mudah untuk mengelola lebih dari 1 blog secara konsisten dengan niche yang berbeda.
Meskipun sampai saat ini belum bisa ngirim tulisan ke Dewan Dewan Redaksi, bukan berarti tidak ada usaha sama sekali, ada beberapa drap artikel yang siap dikembangkan yang diperuntukan Majalah Gema Braille.

0 komentar