Setiap Kita Adalah Penulis

Diakui atau tidak, setiap kita adalah seorang penulis. Karena kita sudah mulai mengenal tulisan sejak masa kecil.
Terlebih sekarang, malah sudah ada lembaga pendidikan khususanak usia dini. Yang di dalamnya mengajarkan tulis-menulis.
Muncul pertanyaan, “sudah berapa lamakah kita menganal tulisan?” “sudah lama banget bukan?”.
Di usiaku yang mau menuju 30 tahun, artinya saya sudah menganal istilah tulis-menulis hamper sekitar 25 tahun, itu pun kalau saya mulai belajar menulis pada usia 4 tahunan. Dan pada umumnya anak sudah mulai dikenalkan dengan ilmu tulis-baca pada usia 3-4 tahunan, terlepas dia mengikuti program pendidikan pormal mau pun tidak.
(Baca juga: Tak Ada yang Salah Dengan Cita-cita
Pengalaman Membeli Emas di Indogold
Tempat Belajar Soal-soal CPNS Terbaik dan Terpercaya)
Tapi sayang, ketika kita diminta untuk membuat sebuah tulisan, kita kerap kebingungan untuk menuangkan ide-ide yang ada di kepala menjadi sebuah tulisan. Bukannya kita tidak mampu atau tidak mau, tapi lebih kepada kepercayaan diri yang kurang. Terlebih kita sudah terbiasa membaca hasil karya tulisan orang lain yang bagus, dengan sendirinya kitapun agak sedikit minder.
Padahal kita dan mereka sama bukan?
Satu hal yang perlu diingat, masing-masing orang mempunyai gaya bahasa dan penulisan yang berbeda. Artinya, kita tidak bisa dan tidak harus mengikuti gaya bahasa orang lain, dan mereka pun belum tentu mampu mengikuti gaya bahasa yang kita miliki.
Berdasar teori itulah, mulai saat ini saya akan belajar menulis apapun yang bisa saya tulis. Masa bodoh dengan komentar orang lain terkait khualitas tulisan saya. Yang penting saya menulis dan mudah-mudahan tulisan saya bisa memberi informasi, inspirasi dan motivasi bagi orang lain yang kebetulan membacanya.

0 komentar